From 8 a.m. to 11 p.m.
Catálogo

Sejarah Internet di Indonesia

 

Di Tanah Air, internet pertama kali digunakan oleh Joseph Luhukay yang merupakan seorang akademisi Departemen Ilmu Komputer Universitas Indonesia pada tahun 1983. Lalu, sejarah internet di Indonesia dilanjutkan dengan didaftarkannya internet protocol pertama kali pada tahun 1988 oleh Universitas Indonesia.

Seiring perkembangan zaman, semakin banyak bermunculan penyedia layanan internet, mulai internet ponsel, internet rumah, hingga internet satelit. Harganya pun bersaing karena banyaknya provider berlomba-lomba untuk memberikan layanan internet terbaik bagi masyarakat Indonesia.

 

Bagaimana perkembangan internet di Indonesia?

Internet yang dahulu terbilang mahal dan hanya bisa diakses oleh kalangan tertentu dan di tempat-tempat tertentu, saat ini sudah bisa digunakan bahkan sambil berbaring di tempat tidur sekalipun. Kamu pun tidak harus memiliki perangkat yang besar seperti komputer. Cukup dengan ponsel, kamu sudah bisa mengakses informasi dari belahan dunia manapun melalui internet. Bahkan kini, menyaksikan siaran live dari tempat yang sangat jauh pun sudah menjadi hal biasa, didukung dengan perkembangan teknologi internet yang kecepatannya terus bertambah dari waktu ke waktu.

Apalagi semenjak merebaknya pandemi di dunia, internet menjadi hal yang tidak bisa dipisahkan dari umat manusia. Berbagai kegiatan seperti belajar dan bekerja membutuhkan internet. Tanpa internet, sepertinya saat ini orang-orang akan merasa tidak bisa menjalankan berbagai kegiatannya dengan baik. Internet memangkas jarak yang hadir di antara setiap orang. Dengan internet, semua akan menjadi lebih mudah. Penyampaian informasi tidak membutuhkan waktu yang lama. Orang-orang bahkan bisa membeli barang yang dijual di negara lain hanya melalui internet. Internet juga membawa banyak hal positif. Namun, ada pula hal negatifnya, tergantung bagaimana kebijakan masing-masing dalam menggunakan.

Jika ada internet, tentunya ada penyedia layanan internet atau biasa disebut dengan provider. Provider di Indonesia saat ini menjamur, paket-paket yang ditawarkan beragam dan harganya pun sangat bersaing. Nah, sebenarnya bagaimana awal dari kemunculan provider-provider tersebut? Yuk, kita simak di bawah ini.

ISP komersial di Indonesia pertama kali muncul pada tahun 1994, yakni Indonet. ISP ini menggunakan teknologi dial up atau dikenal juga dengan telepon putar.

Lalu, pada bulan November 1994 PT Rahardjasa Internet (Radnet) terlahir sebagai pesaing pertama dari ISP komersial yang ada. Di tahun yang sama, muncul ISP pertama di Bandung sekaligus sebagai pesaing kedua di Indonesia, yakni PT Melvar Lintasnusa (Melsa).

Kemudian pada tahun 1996, muncul beberapa pesaing baru yakni Wasantara Network (W-Net) yang merupakan produk dari PT Pos Indonesia. Layanan ini muncul sebagai bagian dari Nusantara-21, yang merupakan sebuah proyek jangka panjang untuk mengantisipasi globalisasi pada pertelekomunikasian Indonesia. Dalam proyek ini dicanangkan untuk memperluas koneksi internet hingga ke 300 kecamatan. W-Net saat itu juga menjadi penyedia layanan internet dengan cakupan jaringan terluas karena mencapai beberapa kota - kota besar (termasuk ibukota). 

 

Kemudian, tetap pada tahun 1996, terlahir IndosatNet sebagai produk dari PT Indosat Tbk yang saat itu masih memiliki status sebagai badan usaha milik negara. IndosatNet sempat menjadi salah satu penyedia internet terpopuler pada tahun 90-an.

Menyusul dua tahun kemudian yakni pada 1998, Telkomnet muncul sebagai salah satu ISP di Tanah Air. Pada saat itu Telkomnet muncul dengan jenis layanan yang berbeda, yaitu dengan menyediakan jasa telepon rumah sekaligus jasa internet. Biayanya digabung menjadi satu bersama dengan tagihan telepon.

Nah, selain kemunculan beberapa provider tersebut, pada tahun 1995 juga muncul warung internet pertama kali di Indonesia yang diberi nama Bonet. Sejak saat itu, bisnis warnet berkembang semakin cepat karena biasanya memiliki lokasi yang dekat dengan universitas atau sekolah sehingga penggunanya banyak berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa.

Pada tahun-tahun tersebut, menggunakan internet di rumah adalah sebuah privilege tersendiri karena biaya yang diperlukan sama dengan biaya penggunaan telepon rumah. Selain itu, untuk dapat mengaksesnya juga diperlukan perangkat komputer yang pada waktu itu bukan barang yang bisa dimiliki sebagian besar masyarakat, sehingga yang bisa menggunakannya hanya masyarakat dari kalangan sosial tertentu.

Namun, berkat hadirnya warnet, berbagai lapisan masyarakat mulai bisa menikmati berselancar di dunia internet, karena untuk dapat mengaksesnya tidak diperlukan komputer. Untuk mengaksesnya hanya diperlukan biaya akses per menit atau per jam.

 

Setelah melihat beberapa sejarah singkat lahirnya provider-provider di Indonesia, kini saatnya kamu menentukan provider internet pilihanmu. Untuk membantumu menentukan pilihan, kamu bisa menggunakan layanan dari Choosers Club. Di Choosers Club kamu bisa memilih dan membandingkan beberapa jenis internet, mulai dari internet ponsel, internet rumah, internet satelit, internet kantor, bahkan layanan VoIP. Bandingkan berbagai pilihan provider dan paket internet di kotamu dan pilih yang terbaik.

Yulan Cahya
Komentar
Belum ada yang
Pre-order
Success message
Nama *
Phone *
Add to Shopping Cart
Go to cart
callback
message
Nama *
Phone *